CASH Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital

9 hours ago 9

loading...

CASH mencatatkan dinamika kinerja sepanjang tahun buku 2025 seiring dengan proses penyesuaian strategi bisnis dan transformasi model usaha di tengah industri pembayaran digital yang semakin kompetitif. Foto/Ilustrasi

JAKARTA - PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) mencatatkan dinamika kinerja sepanjang tahun buku 2025 seiring dengan proses penyesuaian strategi bisnis dan transformasi model usaha di tengah industri pembayaran digital yang semakin kompetitif dan menuntut efisiensi yang lebih tinggi.

Bank Indonesia mencatat transaksi pembayaran digital nasional pada triwulan 1 tahun 2026 mencapai 14,39 miliar transaksi atau tumbuh 33,76% secara tahunan (YoY), sementara transaksi QRIS tumbuh 119% YoY. Pertumbuhan industri ini menunjukkan bahwa adopsi pembayaran non-tunai di Indonesia masih berada dalam tren yang positif dan terus berkembang.

Sejalan dengan perkembangan industri, Perseroan mencatatkan pertumbuhan aktivitas transaksi yang tercermin dari peningkatan jumlah merchant menjadi 29,7 ribu merchant, serta kenaikan jumlah dan nilai transaksi sepanjang tahun 2025.

Baca Juga: Inovasi Bikin Pembayaran Digital Semakin Mudah

Namun demikian, peningkatan aktivitas tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh pertumbuhan pendapatan, di mana Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp110,19 miliar, dibandingkan Rp138,34 miliar pada tahun sebelumnya.

“Kami melihat bahwa pertumbuhan volume transaksi belum sepenuhnya diikuti oleh kualitas pendapatan yang optimal. Hal ini menjadi fokus utama Perseroan dalam melakukan penyesuaian strategi ke depan, khususnya dalam meningkatkan monetisasi dan efisiensi operasional,” ujar manajemen Perseroan.

Tinjauan Keuangan dan Langkah Strategis

Dari sisi profitabilitas, Perseroan masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp67,74 miliar pada tahun 2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan rugi bersih tersebut dipengaruhi oleh kenaikan beban operasional, biaya pendanaan, serta penurunan pendapatan.

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |