Lalu Lintas Selat Hormuz Makin Sepi, Alarm bagi Pasokan Energi Global

8 hours ago 9

loading...

Tiga anak laki-laki bermain di perairan dangkal Selat Hormuz, sementara asap membubung dari ledakan di latar belakang, di lepas pantai Bandar Abbas, Iran, Senin, 13 Juli 2026. FOTO/AP

SINGAPURA - Lalu lintas kapal komoditas di Selat Hormuz semakin menurun di tengah meningkatnya eskalasi konflik Iran yang mengganggu jalur perdagangan energi utama dunia. Data awal menunjukkan hanya enam kapal komoditas melintasi selat tersebut pada Selasa, jauh di bawah kondisi normal sebelum perang dan rata-rata 10 hari terakhir.

Dikutip dari Reuters, enam kapal yang melintas terdiri atas lima kapal yang memasuki kawasan Teluk dan satu kapal yang keluar, berdasarkan data awal pelacak kapal Kpler pada Rabu pukul 02.00 GMT. Data tersebut tidak mencakup kapal yang kemungkinan mematikan sistem identifikasi otomatis (Automatic Identification System/AIS) untuk menghindari deteksi.

Baca Juga: Balas Serangan AS, Iran Serang 10 Kapal di Dekat Selat Hormuz

Sebelum perang Iran dimulai pada 28 Februari, Selat Hormuz rata-rata dilalui sekitar 125 kapal komersial berukuran besar per hari, termasuk kapal tanker minyak dan pengangkut gas alam. Jalur strategis di ujung selatan Teluk tersebut juga menjadi jalur bagi sekitar 20% pasokan minyak mentah dan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dunia.

Berdasarkan data Kpler, enam kapal yang melintas pada Selasa mencakup satu kapal kelas Panamax dan satu kapal tanker berukuran menengah. Penurunan tersebut memperlihatkan semakin terbatasnya pergerakan kapal di salah satu jalur pelayaran paling penting bagi perdagangan energi global.

Gangguan semakin parah setelah Amerika Serikat kembali memberlakukan blokade terhadap pelayaran yang terkait dengan Iran, yang menghentikan ekspor minyak mentah Iran. Eskalasi konflik juga terjadi ketika kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan ke sejumlah kota di Arab Saudi, sementara pasukan AS menyerang beberapa kapal tanker minyak Iran dan Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan AS di Yordania.

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |