loading...
OpiniJob, mengembangkan ekosistem yang mengintegrasikan layanan riset pasar dan lowongan kerja dengan sistem verifikasi identitas berbasis e-KTP dan teknologi biometrik. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Platform digital karya anak bangsa, OpiniJob, mengembangkan ekosistem yang mengintegrasikan layanan riset pasar dan lowongan kerja dengan sistem verifikasi identitas berbasis e-KTP dan teknologi biometrik. Platform tersebut ditujukan untuk memperkuat validitas data, mengurangi risiko akun fiktif, sekaligus membuka peluang penghasilan bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
"Kami ingin membangun ekosistem digital yang bersih dan transparan. Dengan integrasi e-KTP dan verifikasi biometrik, kami berupaya meminimalkan celah bagi akun fiktif dan bot. Setiap pengguna harus merupakan individu nyata yang dapat dipertanggungjawabkan identitasnya," ujar Founder dan CEO OpiniJob Julizar dalam keterangan pers, Selasa (15/9/2026).
Baca Juga: Menjawab Pekerjaan Rumah Pendidikan Kita
Verifikasi dilakukan melalui pencocokan wajah (face match) dan deteksi kehadiran pengguna (liveness detection) untuk memastikan responden survei maupun pencari kerja merupakan individu nyata. Menurut Julizar, pendekatan tersebut diperlukan di tengah meningkatnya risiko manipulasi identitas, penggunaan bot, serta penipuan dalam aktivitas riset pasar dan rekrutmen digital.
Selain aspek keamanan, OpiniJob menawarkan peluang ekonomi melalui layanan survei berbayar. Pengguna yang berpartisipasi dalam riset pasar dapat memperoleh imbalan uang tunai sesuai ketentuan yang berlaku dan mencairkannya, sehingga masyarakat tetap memiliki kesempatan memperoleh penghasilan sembari mencari pekerjaan.
"Kami ingin waktu yang dimiliki seseorang tetap bernilai secara ekonomi. Sambil mencari pekerjaan, pengguna dapat berpartisipasi dalam survei yang tersedia dan memperoleh penghasilan sesuai ketentuan," kata Julizar.


















































