SUN Energy Komitmen Perkuat Kiprah Energi Bersih di Industri

15 hours ago 4

loading...

Foto: Doc. Istimewa

SUN Energy, selaku pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau Solar Panel komersial dan industri (C&I) terdepan di Indonesia sukses mengukuhkan posisinya sekaligus mencatat tonggak penting dalam perjalanannya sebagai developer PLTS Atap nomor satu di Indonesia setelah mencapai tonggak penting 200 MW kapasitas terpasang sejak berdiri pada 2016.

Pencapaian ini dirayakan di fasilitas PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak) di Cikande, Serang, Banten, salah satu proyek PLTS Atap terbesar di industri aseptic packaging dengan total kapasitas 5,33 MW.

Hingga pertengahan 2025, SUN Energy telah membangun lebih dari 300 proyek PLTS Atap di 20 provinsi, melayani lebih dari 50 sektor industri mulai dari Fast Moving Consumer Goods atau FMCG (5,5%), otomotif (2,8%), makanan & minuman (5,2%), hingga pertambangan (6,2%). Portofolio klien SUN Energy mencakup nama-nama besar seperti Unilever, Avian, Ajinomoto, Astra Group, dan kini LamiPak.

Total kapasitas 200 MW PLTS yang telah dikembangkan SUN Energy diperkirakan menghasilkan lebih dari 295 juta kWh energi bersih per tahun dan menekan emisi karbon hingga 228 ribu ton CO₂ per tahun, setara dengan penanaman lebih dari 3,1 juta pohon.

“Sejak awal berdiri, visi kami adalah menjadikan SUN Energy sebagai mitra utama industri dalam transisi energi. Dengan pencapaian 200 MW kapasitas terpasang, kami resmi mengukuhkan diri sebagai developer PLTS Atap nomor satu di Indonesia," kata Emmanuel Jefferson Kuesar, CEO SUN Energy di pabrik PT LamiPak Indonesia, Banten, belum lama ini.

Akan tetapi, sambungnya, capaian ini bukan garis akhir, melainkan titik tolak transformasi kami. SUN Energy kini bergerak melampaui Solar-as-a-Service, semakin memperluas peran menjadi Sustainability-as-a-Service, menghadirkan solusi berkelanjutan yang mencakup energi surya, penyimpanan energi, solusi elektrifikasi armada (fleet-as-a-service) dan ekosistem kendaraan listrik, hingga pengelolaan air.

“Kami ingin memastikan transisi energi tidak hanya meningkatkan daya saing bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas” ungkapnya.

Menurut Oky Gunawan, Chief of Sales SUN Energy, kiprah perusahaan tidak terbatas di dalam negeri. Selain di Indonesia, SUN Energy juga memiliki mitra PLTS Atap di luar negeri seperti Thailand, Australia, Vietnam dengan total kapasitas terpasang sekitar 200 MW.

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |