ESGIN, KPCI dan KKDC Kolaborasi Bangun Ekosistem Ekonomi Hijau

6 hours ago 4

loading...

Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk membangun ekosistem ekonomi hijau berbasis pertanian berkelanjutan. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT ESGIN Global Partners (ESGIN), Koperasi Pangan Cendekia Indonesia (KPCI), dan Koperasi Kencana Darma Cendekia (KKDC) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk membangun ekosistem ekonomi hijau berbasis pertanian berkelanjutan. Kolaborasi tersebut mencakup penguatan rantai pasok pangan, ekonomi sirkular, teknologi lingkungan digital, proyek hijau, proyek iklim, dan pemberdayaan masyarakat.

“Talenta masa depan harus memahami bahwa pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan bukan dua agenda yang terpisah. Anak-anak kita hari ini akan menjadi entrepreneur, profesional, konsumen, pemimpin, dan pengambil keputusan di masa depan,” kata Vice President ESGIN Global Partners Yayang Ruzaldy dalam keterangan pers, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: Swasta Ogah Investasi, Danantara Siap Ambil Alih Proyek PLTS 100 GW

Penandatanganan MoU oleh Yayang, Ketua KPCI-MPP ICMI Marwah Daud Ibrahim, dan Ketua KKDC Rhesa Yogaswara berlangsung di Jakarta, Kamis (10/9), sebagai bagian dari Seminar Nasional “Green Education: Talenta Masa Depan, Talenta Melek Ketahanan Energi dan Pangan yang Ramah Lingkungan dan Bersahabat dengan Alam”.

Yayang mengatakan pendidikan hijau perlu diarahkan dari pemahaman konseptual menuju aksi nyata. Menurut dia, generasi muda perlu dilibatkan dalam kegiatan pengurangan sampah dan limbah makanan, penghematan energi dan air, pelestarian lingkungan, serta aktivitas ekonomi sirkular yang dampaknya dapat dicatat dan diukur.

Dalam kerja sama tersebut, KPCI berperan memperkuat ekosistem hulu melalui jaringan petani, kelompok tani, koperasi, wilayah, dan komoditas pertanian potensial. KPCI juga akan mendorong kemitraan usaha pertanian dan contract farming untuk memperkuat kepastian produksi serta hubungan petani dengan pasar.

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |