loading...
Tekanan yang terus terjadi di pasar keuangan Indonesia tercermin pelemahan nilai tukar rupiah hingga IHSG. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Tekanan yang terus terjadi di pasar keuangan Indonesia tercermin dari koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mendekati 40% dari puncaknya pada Januari 2026 serta pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menembus level Rp18.000 per dolar AS. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya persepsi risiko investor terhadap Indonesia.
"Yang sedang dikoreksi pasar bukan hanya saham dan rupiah. Yang sedang dinilai ulang adalah risiko Indonesia itu sendiri. Karena itu, gejolak yang terjadi saat ini perlu dibaca lebih dalam daripada sekadar volatilitas pasar biasa," ujar Analis Ekonomi Politik Menteng Kleb sekaligus Co-Founder FINE Institute Kusfiardi dalam pernyataannya dikutip pada Minggu (7/6/2026).
Baca Juga: Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Menurut Kusfiardi, tekanan yang terjadi tidak bisa dijelaskan hanya sebagai faktor eksternal seperti penguatan dolar Amerika Serikat (AS), konflik geopolitik, maupun tingginya suku bunga global. Faktor-faktor tersebut memang menjadi pemicu, namun kedalaman koreksi yang terjadi menunjukkan adanya persoalan domestik yang lebih mendasar terutama terkait struktur pasar yang masih dangkal dan tingginya ketergantungan terhadap arus modal asing.
Ia menilai peristiwa rebalancing indeks MSCI pada Mei 2026 menjadi salah satu indikator kuat mengenai besarnya pengaruh institusi keuangan global terhadap pasar Indonesia. Keluarnya sejumlah saham besar dari indeks tersebut memicu arus keluar dana asing dan mempercepat tekanan terhadap pasar saham maupun nilai tukar rupiah.
"MSCI memang bukan regulator Indonesia. Namun keputusan lembaga indeks global mampu memengaruhi likuiditas, biaya modal, dan persepsi risiko pasar Indonesia secara langsung. Ini menunjukkan bahwa pasar kita masih sangat sensitif terhadap keputusan aktor keuangan global," ujarnya.
















































