loading...
Sendratari Wanara Alas Roban sukses dipentaskan di Taman Tematik, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, pada 20 September 2026. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Sendratari Wanara Alas Roban sukses dipentaskan di Taman Tematik, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, pada 20 September 2026, menandai lahirnya destinasi wisata budaya baru yang memadukan legenda lokal dengan kreativitas masa kini. Pertunjukan ini menghadirkan pengalaman wisata yang lebih atraktif sekaligus memperkuat posisi Batang sebagai gerbang barat Jawa Tengah yang kaya budaya dan alam.
"Kami tidak hanya membangun kawasan industri, tetapi juga membangun peradaban kota yang tak lepas dari seni dan budaya. Ruang-ruang di sini didedikasikan sebagai panggung berekspresi bagi seniman Jawa Tengah dan Indonesia, yang ke depannya akan terus kami hidupkan," ujar Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Marfan Trihartiko dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).
Baca Juga: KEK Industropolis Batang Perkuat Reputasi dan Kapasitas Tenant
Sendratari Wanara Alas Roban mengisahkan tokoh Wanara sebagai simbol kesetiaan, keberanian, kebijaksanaan, serta harmoni antara manusia dan alam. Melalui pertunjukan ini, legenda dan kearifan lokal Alas Roban yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat dihadirkan kembali dalam bentuk yang lebih dekat dengan generasi saat ini.
Pementasan ini juga menjadi momentum peresmian Taman Tematik dan Bukit Srawung sebagai fasilitas publik di KEK Industropolis Batang. Kedua ruang hijau tersebut kini siap digunakan untuk beragam apresiasi seni hingga rekreasi, mengubah citra kaku kawasan industri menjadi ekosistem kehidupan yang hangat dan terbuka bagi masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan arah pengembangan KEK Industropolis Batang yang menekankan keterhubungan antara lingkungan, masyarakat, dan aktivitas di dalamnya. Kehadiran Direktur Utama Danareksa, perwakilan Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Kebudayaan, Anggota DPR RI Komisi VII, Bupati Batang, hingga Badan Standardisasi Nasional (BSN) menunjukkan dukungan utuh terhadap inisiatif pariwisata berbasis budaya di gerbang barat Batang.


















































