Transformasi Digital dan HSSE Jadi Kunci Elnusa Petrofin Perkuat Rantai Pasok Energi

13 hours ago 3

loading...

PT Elnusa Petrofin (EPN) terus memperkuat keunggulan operasional dan penerapan budaya Health, Safety, Security and Environment (HSSE) sebagai upaya mendukung distribusi energi nasional. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Elnusa Petrofin (EPN) terus memperkuat keunggulan operasional dan penerapan budaya Health, Safety, Security and Environment (HSSE) sebagai upaya mendukung distribusi energi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. Memasuki usia ke-30 tahun, anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina itu juga mempercepat transformasi digital untuk meningkatkan efektivitas operasional.

"Bagi Elnusa Petrofin, operational excellence dan HSSE excellence merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Kami membangun sistem, proses, dan budaya kerja yang memastikan setiap distribusi energi dapat berjalan secara aman, tepat waktu, dan andal untuk mendukung kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia," kata Direktur Operasi dan Marketing Elnusa Petrofin, Ferdiansyah dalam keterangan pers, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga: Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi

Selama tiga dekade beroperasi, Elnusa Petrofin berkembang menjadi penyedia solusi logistik energi terintegrasi yang melayani distribusi BBM, LPG, aviasi, petrokimia, pelumas, pengelolaan terminal energi, hingga layanan chemical logistics. Saat ini perusahaan mengelola lebih dari 98 lokasi operasi di seluruh Indonesia dan mendukung distribusi energi melalui jaringan 51 Fuel Terminal Pertamina Patra Niaga.

Untuk meningkatkan keandalan distribusi, perusahaan mengembangkan sistem digital Road Traffic Control (RTC) yang beroperasi selama 24 jam. Sistem tersebut terintegrasi dengan lebih dari 2.900 perangkat GPS dan sekitar 2.200 unit CCTV armada sehingga memungkinkan pemantauan pergerakan kendaraan, perilaku pengemudi, kondisi perjalanan, hingga kinerja operasional secara real time melalui pusat kendali terpadu.

Di bidang keselamatan operasional, Elnusa Petrofin menerapkan Journey Risk Management pada seluruh armada distribusi energi guna mengidentifikasi potensi risiko sejak tahap perencanaan rute hingga kendaraan tiba di lokasi tujuan. Perusahaan juga menjalankan program Fit to Work untuk memastikan Awak Mobil Tangki (AMT) berada dalam kondisi siap bekerja, didukung pemantauan melalui CCTV guna meminimalkan risiko kelelahan dan human error.

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |