Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?

4 hours ago 6

loading...

Tren kejatuhan harga minyak mentah global tampaknya masih jauh dari kata usai. Memasuki hari Kamis (25/6/2026), harga emas hitam dunia kembali melanjutkan kemerosotan tajam. Foto/Dok

JAKARTA - Tren kejatuhan harga minyak mentah global tampaknya masih jauh dari kata usai. Memasuki hari Kamis (25/6/2026), harga emas hitam dunia kembali melanjutkan kemerosotan tajam dan merosot ke tingkat terendah yang mendekati level normal sebelum perang pecah.

Amblesnya harga energi ini dipicu oleh eksodus massal kapal-kapal supertanker yang akhirnya berhasil keluar dari Selat Hormuz menyusul ditandatanganinya kesepakatan damai awal antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Berdasarkan data perdagangan bursa berjangka terbaru, kontrak minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman Agustus merosot lagi menjadi USD73,34 per barel. Tren serupa terjadi pada minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS yang anjlok ke level USD70,07 per barel atau hampir menyentuh batas psikologis.

Baca Juga: Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi

Sinyal kejenuhan pasar ini diperkuat oleh fenomena unik di mana harga minyak dunia untuk bulan Agustus diperdagangkan jauh lebih murah dibandingkan bulan September (USD73,59). Hal ini mengindikasikan bahwa pasar global saat ini tengah mengalami kebanjiran pasokan jangka pendek yang luar biasa melimpah.

Operasi Sapu Ranjau: 20 Juta Barel Jebol dalam 24 Jam!

Kecepatan pemulihan jalur Selat Hormuz ini benar-benar di luar prediksi para pakar investasi Wall Street. Analis pasar, Tony Sycamore mengakui bahwa rontoknya harga minyak ini mengejutkan banyak pihak karena kembalinya pasokan barel minyak dari Timur Tengah terbukti jauh lebih kilat daripada estimasi dua pekan lalu.

Menteri Energi Amerika Serikat, Chris Wright dalam forum internasional pada Rabu kemarin membocorkan data fantastis. Dimana minimal 20 juta barel minyak mentah telah berhasil menjebol keluar dari Selat Hormuz hanya dalam waktu 24 jam terakhir!

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |