Pertama Kali dalam 9 Tahun, Produksi Minyak Indonesia Naik di 2025

1 day ago 17

loading...

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan, tren produksi minyak sepanjang 2025 menunjukkan perbaikan signifikan, terutama pada paruh kedua tahun. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan, capaian positif sektor hulu migas sepanjang 2025. Rata-rata lifting minyak bumi tercatat mencapai 605,3 ribu barel per hari (MBOPD) atau 100,05% dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN 2025 sebesar 605 MBOPD, sekaligus menjadi kenaikan pertama dalam sembilan tahun terakhir.

Bahlil menyampaikan, tren produksi minyak sepanjang 2025 menunjukkan perbaikan signifikan, terutama pada paruh kedua tahun. Produksi tertinggi terjadi pada Desember 2025 yang mencapai 652,9 MBOPD, sementara titik terendah terjadi pada Oktober sebesar 567,0 MBOPD. Meski sempat berfluktuasi, rata-rata tahunan tetap mampu melampaui target pemerintah.

"Target kita di APBN, lifting itu 605 ribu barel per day, itu target APBN. Alhamdulillah target kita mencapai 605,3 ribu barel per day atau sama dengan 105 persen, jadi target lifting kita Alhamdulillah mencapai target bahkan melampaui, sekalipun ini sedikit," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga: Pertama Kalinya, Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak dari Aljazair

Sementara itu untuk sektor gas bumi, lifting sepanjang 2025 tercatat rata-rata 951,8 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD). Meski belum mencapai target APBN 2025 sebesar 1.005 MBOEPD, capaian tersebut dinilai relatif stabil di tengah tantangan penurunan alamiah lapangan migas (natural decline) dan keterbatasan infrastruktur di sejumlah wilayah produksi.

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |