Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY

10 hours ago 16

loading...

Badan Pusat Statistik (BPS) memotret secara lebih komprehensif peran berbagai sektor ekonomi di DIY melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Foto/Dok

JAKARTA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menegaskan posisinya sebagai daerah istimewa yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan kebudayaan, tetapi juga memiliki daya tahan ekonomi yang kuat. Keunggulan tersebut menjadi alasan penting bagi Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memotret secara lebih komprehensif peran berbagai sektor ekonomi di DIY melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, secara resmi mencanangkan pelaksanaan SE2026 di Teras Malioboro 1, Yogyakarta, Kamis (18/6). Menurutnya, hasil sensus nantinya akan mampu mengukur secara lebih akurat kontribusi sektor pendidikan terhadap perekonomian DIY.

“Kalau kita lihat pendidikan ini luar biasa perannya dalam membangun bangsa, baik membangun manusia maupun ekonomi. Sehingga setelah sensus selesai, kami akan mampu menghitung kontribusi sektor pendidikan terhadap perekonomian di DIY,” jelas Sonny.

Baca Juga: Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR

DIY dikenal sebagai Kota Pelajar yang menjadi tujuan pendidikan bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia. Keberadaan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan tidak hanya menghasilkan sumber daya manusia berkualitas, tetapi juga menciptakan berbagai aktivitas ekonomi yang mendukung kehidupan masyarakat.

Keunggulan tersebut tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DIY yang menempati peringkat kedua tertinggi di Indonesia. Kondisi ini menunjukkan bahwa pendidikan menjadi salah satu fondasi utama pembangunan daerah.

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |