Penjualan Melesat 50,3%, MARK Bukukan Laba Bersih Rp183,9 Miliar di Semester I-2026

8 hours ago 4

loading...

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (IDX: MARK), produsen cetakan sarung tangan terbesar di dunia, kembali membukukan kinerja keuangan yang solid pada semester I-2026. Foto/Dok

TANJUNG MORAWA - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (IDX: MARK) , produsen cetakan sarung tangan terbesar di dunia, kembali membukukan kinerja keuangan yang solid pada semester I-2026. Perseroan mencatat pertumbuhan penjualan dan laba bersih yang signifikan di tengah dinamika kenaikan biaya produksi, didukung oleh permintaan pasar yang tetap kuat, efisiensi operasional, serta fundamental keuangan yang sehat.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, penjualan bersih Perseroan meningkat 50,3% menjadi Rp572,20 miliar dibandingkan Rp380,81 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, laba usaha meningkat 35,1% menjadi Rp218,24 miliar, sedangkan laba sebelum pajak naik 42,3% menjadi Rp238,80 miliar.

Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp183,92 miliar, meningkat 40,1% dibandingkan Rp131,29 miliar pada semester I-2025. Yang menarik, momentum pertumbuhan semakin terlihat pada kuartal II-2026.

Baca Juga: Emiten Cetakan Sarung Tangan MARK Cetak Margin Laba Tembus 31,49 %

Penjualan bersih pada kuartal kedua melonjak 80,8% menjadi Rp321,36 miliar, sementara laba bersih meningkat 64,0% menjadi Rp100,49 miliar dibandingkan kuartal II-2025. Peningkatan tersebut mencerminkan akselerasi permintaan pasar serta efektivitas strategi Perseroan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan menjaga efisiensi operasional.

Meskipun harga pokok penjualan meningkat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan sehingga margin laba kotor turun menjadi 45,3% dari 51,2% pada semester I-2025, Perseroan tetap mampu mempertahankan tingkat profitabilitas yang tinggi melalui pengendalian biaya operasional.

Baca Juga: Konsisten Jaga Kinerja dan Daya Saing, MARK Raih Penghargaan Nasional

Beban penjualan maupun beban umum dan administrasi tumbuh jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pendapatan, sehingga margin laba usaha tetap berada pada level yang sehat sebesar 38,1%. Selain itu, peningkatan pendapatan lain-lain turut memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan laba sebelum pajak, yang menunjukkan kualitas laba Perseroan tetap terjaga.

Fundamental Neraca Tetap Kuat

Perseroan terus mempertahankan fundamental keuangan yang solid dengan struktur neraca yang sehat. Hingga akhir Juni 2026, total aset meningkat menjadi Rp1,02 triliun, sementara total ekuitas mencapai Rp894,63 miliar.

Di sisi lain, total liabilitas tetap terjaga pada level yang rendah sebesar Rp129,89 miliar, mencerminkan struktur permodalan yang konservatif serta fleksibilitas finansial yang kuat. Kondisi tersebut memberikan ruang yang memadai bagi Perseroan untuk mendukung ekspansi usaha, menangkap peluang pertumbuhan, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

Pertumbuhan Berkelanjutan

Presiden Direktur PT Mark Dynamics Indonesia Tbk, Ridwan Goh mengatakan, bahwa pencapaian semester pertama tahun ini menunjukkan keberhasilan strategi Perseroan dalam merespons meningkatnya permintaan pasar global sekaligus menjaga disiplin operasional.

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |