Apakah Ramadan Bulan Sepi bagi Pasar atau Hanya Salah Paham? Ini Faktanya

6 hours ago 6

loading...

Ramadan bukan bulan yang sepi bagi para trader yang disiplin, melainkan bulan yang sering disalahpahami. Ramadan memang memengaruhi pola harian tetapi tidak mengganggu aktivitas pasar. Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Setiap tahun, ketika Ramadan semakin dekat, para trader retail umumnya berasumsi bahwa pasar akan sepi dan probabilitas untuk melakukan trading yang menguntungkan akan rendah. Asumsi ini tampaknya sangat valid. Jumlah trader di negara dengan mayoritas penduduk Muslim mungkin berkurang selama Ramadan, dan aktivitas ekonomi tampaknya melambat.

Namun, ini tidak berlaku sama untuk pasar keuangan. Ramadan bukan bulan yang sepi bagi para trader yang disiplin, melainkan bulan yang sering disalahpahami. Baca juga: Pasar Saham Gonjang-ganjing, Hashim Sebut Prabowo Marah Besar

Ramadan memang memengaruhi pola harian tetapi tidak mengganggu aktivitas pasar. Lantai trading, investasi institusional, dan pengaruh makroekonomi tetap aktif, terutama karena pusat keuangan utama, London, New York, dan Tokyo, tidak terpengaruh oleh perayaan Ramadan. Pola partisipasi pasar hanya akan berubah di beberapa bagian dunia, terutama pada siang hari.

Aset yang terkait dengan ekonomi Timur Tengah atau pasar saham di kawasan tersebut mungkin mengalami penurunan aktivitas pasar pada waktu tertentu dalam sehari. Namun, aset utama seperti pasangan forex, emas, dan indeks global terus dipengaruhi oleh peristiwa makroekonomi, pernyataan bank sentral, dan perkembangan geopolitik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Ramadan bertepatan dengan meningkatnya kekhawatiran tentang inflasi, perubahan suku bunga, dan volatiliitas harga komoditas. Aspek ini memiliki dampak yang jauh lebih signifikan terhadap aktivitas pasar daripada pola siklus partisipasi.

Yang menjadi perhatian di dunia nyata bukan apakah pasar “sepi”, tetapi kapan likuiditas sementara tidak tersedia dan kapan likuiditas tersebut kembali. Selama Ramadan, volume trading di beberapa pasar regional mungkin lebih rendah sebelum matahari terbenam dan lebih tinggi setelahnya, ketika para trader kembali bekerja setelah berbuka puasa.

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |