Dukung Penanganan Bencana di Sumatera, Pertamina Salurkan 6.000 Liter Avtur ke BNPB

4 hours ago 7

loading...

Pertamina Patra Niaga memperkuat dukungan terhadap percepatan penanganan bencana di Sumatera dengan menyalurkan bantuan energi untuk operasional darurat di wilayah Sibolga dan Tapanuli Raya. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Pertamina Patra Niaga memperkuat dukungan terhadap percepatan penanganan bencana di Sumatera dengan menyalurkan bantuan energi untuk operasional darurat di wilayah Sibolga dan Tapanuli Raya. Kawasan tersebut tengah menghadapi dampak banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem yang memutus sejumlah akses transportasi.

Bantuan energi itu mencakup pasokan bahan bakar untuk menggerakkan pesawat, alat berat, serta kendaraan darurat yang terlibat dalam penyelamatan dan distribusi logistik. Pertamina menegaskan dukungan ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan operasi pemulihan di lapangan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bantuan energi tersebut diberikan sebagai prioritas untuk memastikan mobilitas tim penyelamat berjalan tanpa hambatan. "Pengiriman Avtur ini merupakan dukungan langsung agar misi udara dapat terus berjalan dan menjangkau wilayah yang akses daratnya terputus," ujar dia dalam pernyataannya, Sabtu (29/11/2025).

Baca Juga: Wali Kota Sibolga Akhirnya Ditemukan! Terjebak Longsor, Jalan Kaki 4 Hari

Pertamina Patra Niaga menyalurkan 6.000 liter Avtur kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung operasional pesawat dalam misi kemanusiaan. Avtur itu digunakan untuk pengiriman logistik, pemantauan udara, serta mempercepat distribusi bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau. Seluruh Avtur diberangkatkan dari Bandara Polonia Medan menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Sibolga dan kawasan sekitarnya. Pengiriman lewat udara dipilih lantaran sebagian besar jalur darat masih tertutup material longsor.

Selain Avtur, Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan dukungan energi berupa 5.100 liter Dexlite untuk operasional alat berat dan mobilisasi logistik BNPB, 5.000 liter Dexlite untuk Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, serta 1.000 liter Pertamax untuk kendaraan operasional Lanud Soewondo Medan. "Energi adalah kebutuhan vital dalam situasi darurat. Kami pastikan dukungan ini dapat mempercepat proses penanganan prioritas di lapangan," kata Roberth.

Read Entire Article
Aceh Book| Timur Page | | |